Skip to main content

Sejarah perkembangan konsep ekonomi

 Konsep Ekonomi

a. Defenisi Ekonomi 

Secara harfiah ekonomi berasal dari bahasa Yunani, yaitu oicos “rumah tangga” atau hal yang berkaitan dengan kebutuhan keluarga, sedangkan nomos “aturan” atau hal yang berkaitan dengan hukum. Oolehnya itu, ekonomi atau sering disebut sebagai kebutuhan ekonomi merupakan hal hal pemenuhan kebutuhan dalam ruang lingkup keluarga dan atau hukum manejemen kekeluargaan.

b. Macam macam kebutuhan ekonomi

Dalam berbagai literatur yang ada, macam macam kebutuhan ekonomi terbagi dalam dua macam, yang melingkupi:

1. Materi

Kebutuhan secara materi merupakan suatu konsep pemenuhan kebutuhan dalam konteks jasmani, yang melingkupi kebutuhan Primer ”suatu pemenuhan kebutuhan mendasar manusia dan keluarga, seperti halnya sandang, pangan dan papan”. Dan kebutuhan Sekunder “yaitu, suatu pemenuhan kebutuhan bagi manusia dalam keluarga sebagai suatu pelengkap”. Contohnya, kalau manusia makan “Primer” maka manusia harus membutuhkan piring “Sekunder”.

2. Non material 

Kebutuhan secara non material adalah suatu pemenuhan kebutuhan yang bersifat jasmani maupun rohani, yang melingkupi nafsu. Nafus disini merupakan suatu pemenuhan kebutuhan ekonomi dalam konteks Tersier. Contohnya, kalau manusia makan “Primer” maka manusia membutuhkan piring “Sekunder”, sedangkan jenis jenis dan merek makanan yang diinginkan oleh manusia “Tersier”.

c. Teori perkembangan ekonomi

1. F. List menjelaskan perkembangan ekonomi terjadi pada masa awal kehidupan manusia dengan melalui beberapa tahap yaitu:

a. Berburu, yaitu suatu keadaan dimanusia manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya maka mereka harus melakukan perburuan. Olehnya itu dia membagi dua tipe perburuan dimana kaum laki laki melakukan perburuan di hutan dengan berburu hewan, sedangkan bagi kaum perempuan melakukan perburuan dengan berburu tumbuhan.

b. Bertani dan beternak, dimana manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya ia gantungkan dengan bercocok tanam dan memelihara hewan ternak, sehingga mereka tidak lagi melakukan perburuan.

c. Pengrajin, pada tipe perkembangan ini, manusia hidup dalam konteks tradisonal yang mulai melakukan sesuatu dengan membuat suatu karya kerajinan seni dalam ruang lingkup kebutuhan ekonomi mereka.

d. Kerajaan atau suku, dimana sistem pemenuhan kebutuhan ekonomi yang dilakukan dalam tipe adalah dengan melakukan barter sebagai tahapan jual beli. Contohnya, saya mempunya hewan peliharaan sapi tetapi saya tidak memiliki pakaian, sehingga saya menukarkan sapi saya kepada penjual pakaian yang sesuai dengan harga sapi tersebut.

e. Pasar, sistem pemenuhan kebutuhan dalam tipe ini adalah dengan cara kebalikan dari barter yaitu, sudah menggunakan uang sebagai alat tukar dalam melakukan transaksi jual beli. Posisi negara mengambil peran dalam tipe ini, dimana negara bertindak sebagai alat kontrol suatu wilayah.

2. Sistem ekonomi klasik, dimana beberapa tokohnya antara lai:

a. John Bodin, menjelaskan sistem perkembangan ekonomi pada masa klasik dengan sistem merkantilis, yaitu , suatu sistem yang memakai pamahaman tentang pelebaran pasar dagang atau hasil produksi. Contohnya adalah ketika produksi suatu barang menumpuk maka dilakukanlah ekspor. 

b. Prancis Quesny menjelaskan sistem perkembangan ekonomi pada masa klasik dengan sistem Psiokrat, yaitu, sustu sistem yang menganut pemahaman tentang sistem produksi suatu barang dengan model “beli murah jual mahal”. Contohnya, seseorang membeli motor dengan harga 5 juta kemudian ia menjualnya kembali dengan harga 7 juta.

c. John Keynes, kemudian menjelaskan perkembangan sistem ekonomi dimana negara mulai mendominasi. Negara harus ikut campur dalam produksi impor dan ekspor demi menjaga hasil produksi.

3. Sistem ekonomi modern, sustu sistem ekonomi yang menggunakan model “invosible hand” atau tangan tangan tersembunyi, yang berarti biarkanlah pasar itu diatur oleh tangan tangan tersembunyi. Beberapa tokoh yang menjelaskannya, yatu:

a. Adam Smith, menjelaskan perkembangan sistem ekonomi modern dengan konsep liberal yang berarti suatu sistem yang memberikan kebebasan bagi setiap orang menjadi pengusaha. Serta konsep meritokrasi yang berati membiarkan orang dan badan usaha yang memiliki kemampuan untuk bersaing dalam pasar. Contohnya, biarkan alpa mart bersaing dengan kios kios.

b. David Ricardo, yang menjelaskan tentang pmkembangan sistem ekonomi modern dengan sistem Neo Liberal, yang berarti suatu pengutamaan industri dari pada kerajinan atau tradisonal. Contohnya, mengutamakan teknologi sperti motor untuk di ekspor dan impor dari negara ke negara dibanding dengan produksi kerajinan lain yang bersifat tradisional, seperti pisang goreng.

d. Tindakan ekonomi, yaitu pola dan gerak yang berlangsung dalam realitas ekonomi, atau suatu perspektif dalam sistem ekonomi. Pola dan gerak ini terbagi kedalam dua kategori, yatu:

1. Rasional, yaitu suatu pola yang mengutamakan perilaku manusia dalam menentukan pilihan dimana ia lebih memilih untuk keuntungan. Contohnya, ketika saya mau makan daging dan uang saya tidak cukup, maka saya ke hutan untuk mencari hewan atau burung yang bisa dimakan.

2. Irasional, yaitu, suatu pola atau gerak yang mengutamakan perilaku manusia dalam menentukan pilihan dimana ia memilih untuk bukan sebagai keuntungan “siap saji”. Contohnya, ketika saya mau mesak air untuk minum kopi, maka saya ke pasar untuk membeli minyak tanah dan kompor.

e. Motif ekonomi, yaitu suatu karakter yang menjadi ciri khas manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Dan tebagi menjadi dua, yaitu:

1. Intrinsik, yaitu karakter yang memperlihatkan perilaku pemenuhan kebutuhan dengan cara bertindak karena kemauannya sendiri atau dirinya sendiri.

2. Ekstrinsik, yaitu, karakter yang memperlihatkan pemenuhan kebutuhan dengan cara bertindak karena kemauan orang lain.

Dalam beberapa bagian lainnya, moti motif ekonomi pun terbagai kedalam beberapa hal, yaitu:

1. Berbuat karena faktor kebutuhan “perlu”

2. Berbuat karena faktor keuntungan “gaya”

3. Berbuat karena status “kaya”

4. Berbuat karena faktor sosial “tolong menolong”

f. Prinsip prinsip ekonomi dapat diartika sebagai suatu item yang menggunakan cara “modal sedikit untung banyak”.

g. Hukum ekonomi, yaitu suatu aturan dalam sistem pemenuhan kebutuhan ekonomi dengan menggunakan dua tipe, yaitu, pertama “semakin tinggi permintaan maka semakin tinggi harga barang” atau penawaran, kedua “semakin tinggi penawaran semakin rendah harga barang”


Comments

Popular posts from this blog

Pengertian Ada, Mimpi dan Gila

Pertama. "Ada sebagai ketiadaan atau ketiadaan itu adalah ada" Jadi maksudnya adalah ada adalah "Sesuatu yang memiliki bentuk, wujud dan rupa yang berada pada ruang dan waktu" Contohnya, Gelas ia ada karena memiliki bentuk dan wujud dan menempati ruang dan waktu. Sementara "Ketiadaan" juga merupakan ada karena ia menempati ruang dan waktu makanya dikatakan ada. Kedua "Mimpi" Dalam pandangan Filsuf B. Spinosa mimpi merupkan kejadian antara aku dan diriku yang sedang berada pada ruang dan waktu dimana aku melihat diriku sedang dan telah melakukan sesuatu di alam mimpi, kesadaran antara aku dan diriku telah mengambil perannya. Aku ada dalam dunia materil sedang diriku ada dalam alam mimpi. Ketiga. "Berpikir maka aku ada" Rene Descartes Yang dimaksud disini adalah ketika proses kerja akal berfungsi dalam mengenal dan memahami sesuatu maka pada saat itulah manusia menjadi ada sebagai eksistensi berpikirnya. Contohnya, aku dapat memaha...

Lantas Kita Harus Bagamaina?

Semuanya akan hilang lantas apa yang dipertaruhkan dalam dunia ini? Gelar, jabatan, harta, status yang engkau kejar akan hilang pada saat engkau meninggalkan dunia ini. Jika demikian kenapa kita tidak cepat meninggal saja, kenapa kita disimpan terlalu lama didunia jika hanya untuk merasakan sakit. Tidak orang yang sepenuhnya ingin berkorban demi diri orang lain. Kita hanya bersandiwara sebagaimana peduli terhadap sesama. Kita bisa melihat dengan sikap dan tindakan orang lain ketika kita mendapatkan musibah dan cobaan pastinya banyak orang yang tidak memiliki kesempatan untuk datang menemui kita apalagi membantu. Kita pula harus pahami bahwa setiap orang memiliki kesibukannya masing-masing. Inilah dunia yang saling berlomba untuk kebaikan dirinya, keluarga, serta orang-orang terdekatnya. Manusia satu adalah serigala bagi manusia lainnya yang memangsa satu sama lain. Pendidikan yang kita tempuh seperti tidak berguna setelah apa yang kita capai, impian serta harapan yang selalu terbayang...

Memahami Pemikiran Filsafat Alam atau dikenal sebagai Filsafat PraSocrates

 Filsafat Alam Kita sudah membicarakan tentang produk para filosof awal, dimana fokus kajian mereka tentang proses alam raya ini menjadi ada dan memunculkan banyak perubahan perubahan adalah ketidak percayaan mereka bahwa segala hal yang ada bukan ada semata, melainkan, mereka yakin bahwa tidak akan mungkin segala sesuatu akan menjadi ada jika tidak memiliki sumber atau tidak mungkin segala sesuatu ada dengan sendirinya. Sumber inilah yang mereka yakini sebagai awal segala sesuatu menjadi ada. Sumber yang dimaksudnya dapat diartikan sebagai zat dasar untuk menciptakan segala sesuatu. Olehnya itu, para tokoh filosof awal lebih menempatkan perhatian mereka kepada zat tersebut. Tapi untuk membenarkan teori mereka apakah memang disampaikan oleh mereka masihlah perlu menempatkan sebuah sikap skeptis. Sebab para filosof awal tidak tertarik untuk menuliskan teori teori mereka dan barulah pada dua abad setelahnya para filosof baru yang muncul memulai proyek teori mereka dalam sebuah tulisa...