Skip to main content

Patah, Tumbuh, sedih atau bahagia? Itulah problematika kehidupan.



Senang, sedih, canda, tawa, bahagia atau apapun yang kalian rasakan itu wajar. Kenapa manusia adalah mahluk yang miaterius. Perlu kita sadari bahwa kita tidak sendirian menjalani kehidupan yang misterius ini di bumi. Walaupun kita bahagia atau sedih kita mesti harus menjalani kehidupan yang pahit ini. Mungkin sata sedang kurang baik ketika menulis tulisan ini. Maaf yah!!! Sesungguhnya akupun merasa tidak baikan hari ini, tapi wajarlah mungkin ini kisah yang perlu aku lewati dalam hidupku.

Aku selalu merasa bahwa aku adalah manusia yang tidak beruntung di muka bumi, apa yang saya inginkan selalu tidak pernah sesuai dengan harapan. Hati yang selalu terluka dan pikiran selalu kacau. Semnetara mata selalu melihat orang lain yang senang dan beruntung menjalani kehiduoan mereka. Mungkin ini adalah sebuah sifat kecemburuanku yang perlu di perbaiki, tapi aku ini juga adalah manusia yang tidak sempurna. Walaupun begitu aku tidak menampakkan kecemburuanku terhadap orang lain, aku selalu berusaha menutupinya dalam diri saya sendiri hingga terlupakan.

Hidup ini terlalu dramatis atau terlalu bersandiwara, kebanyakan lagu isinya begitu. Salah faktornya mungkin para penyanyi yang memmiliki lagu yang galau adalah salah satu gambaran kondisi mereka. Walaupun begitu banyak juga sih lagu yang bahagia.

Luka dan beban yang saya pendam sendiri yang membuat saya tidak berdaya, aku selalu merasa tidak berguna tinggal di bumi ini. Melihat orang lain yang beraktivitas dengan riang dan bermanfaat untuk banyak orang. Aku tak tau harus nelakukan apa untuk bisa menenangkan diri saya. Apapun yang saya lakukan selalu gagal dan salah. Aku sendiri kecewa kepada tuhan yang maha pencipta.

Aku selalu berharap untuk menjadi orang yang bisa diandalkan, walaupun itu hanya sebatas impian dan cuman bisa saya hayalkan di tempat yang sepi dan sunyi. Sungguh aku heran dengan apa yang aku harus lakukan. Untuk saat ini aku cuman terdiam dan tak berguna, andai kata aku hanya bisa disamakan dengan sampah lebih tepatnya adalah sampah masyarakat.

Aku mengharapkan banyak dalam hidup ini, aku cuman ingin hidup tenang di bumi ini. Kini adalah musim hujan yg selalu membawa suasana dingin nan sejuk, aku berharap aku bisa menjadi hujan yang bisa membahasi isi bumi dan bermanfaat bagi tanaman. Sungguh tulisan ini agak alay, tak sesuai dengan umurku yang sekarang, akupun merasa jiji melihatnya.

Aku berharap situasiku ini bisa cepat berlalu, agar aku bisa melihat terangnya buni ini, luasnya bumi dan aku bisa bermanfaat bagi orang banyak. Aku mau tertidur lelap hinggavtaj terbangun lagi, aku merasa patah yang tak bisa aku sembuhkan. Keadaan ini menjebakku. Seakan-akan akulah manusia yang terbodoh di muka bumi ini, itu benar.

Semoga tulisan ini ketika ada yang membacanya bisa dijadikan sebagai pelajaran hidup, bahwa memang kita pernah merasakan sedih dan senang. Semoga teman-teman bisa mendapatkan apa yang diingunkannya, tapi harus dengan cara kerja keras dan berdoa yah.

Comments

Popular posts from this blog

Pengertian Ada, Mimpi dan Gila

Pertama. "Ada sebagai ketiadaan atau ketiadaan itu adalah ada" Jadi maksudnya adalah ada adalah "Sesuatu yang memiliki bentuk, wujud dan rupa yang berada pada ruang dan waktu" Contohnya, Gelas ia ada karena memiliki bentuk dan wujud dan menempati ruang dan waktu. Sementara "Ketiadaan" juga merupakan ada karena ia menempati ruang dan waktu makanya dikatakan ada. Kedua "Mimpi" Dalam pandangan Filsuf B. Spinosa mimpi merupkan kejadian antara aku dan diriku yang sedang berada pada ruang dan waktu dimana aku melihat diriku sedang dan telah melakukan sesuatu di alam mimpi, kesadaran antara aku dan diriku telah mengambil perannya. Aku ada dalam dunia materil sedang diriku ada dalam alam mimpi. Ketiga. "Berpikir maka aku ada" Rene Descartes Yang dimaksud disini adalah ketika proses kerja akal berfungsi dalam mengenal dan memahami sesuatu maka pada saat itulah manusia menjadi ada sebagai eksistensi berpikirnya. Contohnya, aku dapat memaha...

Lantas Kita Harus Bagamaina?

Semuanya akan hilang lantas apa yang dipertaruhkan dalam dunia ini? Gelar, jabatan, harta, status yang engkau kejar akan hilang pada saat engkau meninggalkan dunia ini. Jika demikian kenapa kita tidak cepat meninggal saja, kenapa kita disimpan terlalu lama didunia jika hanya untuk merasakan sakit. Tidak orang yang sepenuhnya ingin berkorban demi diri orang lain. Kita hanya bersandiwara sebagaimana peduli terhadap sesama. Kita bisa melihat dengan sikap dan tindakan orang lain ketika kita mendapatkan musibah dan cobaan pastinya banyak orang yang tidak memiliki kesempatan untuk datang menemui kita apalagi membantu. Kita pula harus pahami bahwa setiap orang memiliki kesibukannya masing-masing. Inilah dunia yang saling berlomba untuk kebaikan dirinya, keluarga, serta orang-orang terdekatnya. Manusia satu adalah serigala bagi manusia lainnya yang memangsa satu sama lain. Pendidikan yang kita tempuh seperti tidak berguna setelah apa yang kita capai, impian serta harapan yang selalu terbayang...

Memahami Pemikiran Filsafat Alam atau dikenal sebagai Filsafat PraSocrates

 Filsafat Alam Kita sudah membicarakan tentang produk para filosof awal, dimana fokus kajian mereka tentang proses alam raya ini menjadi ada dan memunculkan banyak perubahan perubahan adalah ketidak percayaan mereka bahwa segala hal yang ada bukan ada semata, melainkan, mereka yakin bahwa tidak akan mungkin segala sesuatu akan menjadi ada jika tidak memiliki sumber atau tidak mungkin segala sesuatu ada dengan sendirinya. Sumber inilah yang mereka yakini sebagai awal segala sesuatu menjadi ada. Sumber yang dimaksudnya dapat diartikan sebagai zat dasar untuk menciptakan segala sesuatu. Olehnya itu, para tokoh filosof awal lebih menempatkan perhatian mereka kepada zat tersebut. Tapi untuk membenarkan teori mereka apakah memang disampaikan oleh mereka masihlah perlu menempatkan sebuah sikap skeptis. Sebab para filosof awal tidak tertarik untuk menuliskan teori teori mereka dan barulah pada dua abad setelahnya para filosof baru yang muncul memulai proyek teori mereka dalam sebuah tulisa...